Senin, 06 Februari 2012

Planet Kandidat Pengganti Bumi ?


Teknologi memungkinkan manusia menjelajah keluar Bumi untuk meneliti lebih jauh lagi mengenai pembentukan alam semesta. Berbagai eksplorasi dan penelitian menyimpulkan sejumlah planet memberikan harapan baru untuk dihuni, untuk menggantikan Bumi yang kian sesak.

Beberapa sistem tata surya yang ditemukan mirip dengan Bimasakti, tempat Bumi mengorbit. Bahkan sejumlah planet yang ditemukan juga diyakini mirip Bumi. Para ilmuwan dan astronot menduga kehidupan manusia bisa berlangsung di planet-planet ini.

Sejauh ini, ada beberapa planet yang dipublikasikan mirip Bumi dan diperkirakan bisa menyokong kehidupan manusia. Berikut beberapa di antaranya:

1. Planet GJ 667Cc
Planet ini disebut kandidat terbaik mirip bumi. Dikutip dari Dailymail, planet yang terdeteksi lewat teleskop dari Bumi itu, berbatu seperti laiknya Bumi yang kita huni ini. Selain itu, dia juga mengorbit dengan "zona hunian" dengan suhu yang cocok untuk keberadaan air di permukaan. Suhu permukaannya bisa jadi mirip Bumi.

"Planet baru ini kandidat terbaik yang menyediakan air, dan mungkin kehidupan," kata pemimpin penelitian ini, Guillem Anglada-Escudé, Februari 2012.

Planet yang terdeteksi teleskop di European Southern Observatory ini memiliki bobot 4,5 kali bumi dan mengorbit pada satu bintang yang disebut GJ 667C dengan jarak 22 tahun cahaya dari bumi. Dalam konteks galaksi, dia tetangga kita.

Diberitakan Telegraph, planet ini mengorbit pada bintangnya dengan periode 28,15 hari, hampir sama dengan bumi kepada matahari.

"Planet ini mengorbit di sistem tiga bintang. Tapi dua lainnya sangat jauh. Keduanya akan terlihat cantik di langit," kata  Steven Vogt, seorang profesor astronomi.
Dua bintang lainnya hanyalah bintang kerdil berwarna oranye. Ada tiga planet yang mengorbit dekat bintang ini.

2. Planet KOI 326.01
Planet ini memiliki volume dan diameter lebih kecil dibandingkan Bumi dengan temperatur sedikit lebih rendah dari air mendidih. Dari segi ukuran, planet ini mirip Bumi.

Planet KOI 326.01 ditangkap pertama kali oleh Teleskop Kepler. Teleskop tersebut bekerja untuk mendeteksi planet-planet ekstrasolar (berada di luar tata surya). Ia mampu mengamati 150.000 bintang terdekat Bumi di ruang angkasa.

Sejauh pengamatan terhadap KOI 326.01, ilmuwan planet dari Ames Research Center NASA William Borucki mengatakan, "Ini obyek kecil, kandidat kecil."

"Astronom pun bahkan tidak mengetahui berapa ukuran bintang induknya. Sebab itu, sulit untuk mengetahui karakteristik planet yang mirip Bumi itu. Sampai kini, belum ada konfirmasi lebih lanjut," kata dia, yang juga bertanggung jawab sebagai Kepala Tim Sains Kepler, Februari 2011.

Ada perkiraan bahwa satu di antara 200 bintang di ruang angkasa pastilah sebuah planet yang memiliki zona layak huni makhluk hidup, atau menyerupai kehidupan seperti Bumi.

Planet KOI 326.01 adalah salah satunya?
Itu masih misteri. Tapi, menurut beberapa ilmuwan, planet seukuran Bumi itu merupakan salah satu planet yang cocok untuk kehidupan alternatif penghuni Bumi.

3. Planet Gliese 581g
Hasil pengamatan observatorium MW Keck di Hawaii, Amerika Serikat, selama 11 tahun membuahkan hasil. Para ilmuwan menemukan sebuah planet yang paling mirip dengan Bumi bernama Gliese 581g, pada September 2010.

Planet yang ukurannya hampir sama dengan Bumi itu mengorbit dan berada di tengah "zona huni perbintangan". Peneliti juga menemukan zat cair dapat eksis di permukaan planet itu.

Ini akan menjadi planet paling mirip Bumi yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Ini juga merupakan planet pertama yang paling berpotensi dihuni manusia.

Yang paling menarik dari dua planet Gliese 581g adalah, dia memiliki massa tiga sampai empat kali dari Bumi dan periode orbit hanya di bawah 37 hari. Volume massa itu menunjukkan bahwa planet itu kemungkinan merupakan planet berbatu dengan permukaan tertentu. Itu juga menunjukkan bahwa planet itu memiliki gravitasi yang cukup.

Gliese 581g terletak dengan jarak 20 tahun cahaya dari Bumi, tepatnya berada di konstelasi Libra. Posisi planet ini, satu sisi selalu menghadap bintang dan memiliki suhu panas yang memungkinkan manusia untuk berjemur secara terus-menerus di siang hari. Di bagian samping yang menghadap jauh dari bintang, berada dalam kegelapan yang terus-menerus.

Para peneliti memperkirakan rata-rata suhu permukaan planet ini antara -24 dan 10 derajat Fahrenheit atau -31 sampai -12 derajat Celsius. Suhunya akan sangat terik saat posisinya menghadap bintang dan bisa terjadi pembekuan saat sedang gelap.

Menurut Profesor Vogt, gravitasi di permukaan planet itu hampir sama atau sedikit lebih tinggi dari Bumi, sehingga orang dapat dengan mudah berjalan tegak di planet ini.

4. Sistem Kepler 9
Satelit Kepler menemukan kelompok planet alien, planet-planet yang tak pernah dilihat sebelumnya itu mengelilingi sebuah bintang--seperti planet dalam tata surya yang mengelilingi Matahari, Agustus 2010. Temuan itu dinamakan sistem Kepler 9.

Pengamatan dari observatorium Kepler mengkonfirmasikan dua planet seukuran Saturnus mengorbit sebuah bintang --dalam jarak sekitar 2.300 tahun cahaya dari Bumi.

Dua planet terbesar dalam sistem ini yang dinamakan Kepler 9b dan Kepler 9c--ditemukan memiliki diameter yang hampir sama. Keduanya punya massa dan kepadatan seperti Saturnus.

Namun, dua planet tersebut terlalu dekat dengan bintang--mirip Matahari, seperti Merkurius yang mengorbit Matahari. Dua planet itu diduga kuat tidak memiliki kehidupan karena sangat panas.

Para astronot belum menemukan planet mirip Bumi dari observatorium Sistem Kepler ini. Jika keberadaan planet ketiga mirip yang Bumi sudah ada konfirmasi, planet itu bisa menjadi planet terkecil yang dikenal. "Kami bisa mengatakan, dalam hal ukuran fisik, ini akan jadi yang terkecil, tapi kami belum mengetahui massanya," kata Matthew Holman, staf direktur divisi teori astrofisika di Harvard-Smithsonian Center, yang mengkonfirmasi temuan Kepper.
Keppler mengungkapkan, planet ketiga ini memiliki radius 11,5 kali Bumi dan memiliki periode orbital sekitar 1,6 hari di Bumi--lebih pendek dari Kepler-9b dan 9c. Para peneliti sedang meneliti apakah kandidat 'Kembaran Bumi' mengorbit di bintang yang sama dengan dua planet lain.

Namun dalam hal kelayakan huni, sistem Kepler-9 mungkin bukan tempat yang tepat untuk mencari kehidupan. "Planet-planet ini seperti tidak layak huni," kata Holman. Diperkirakan temperatur dua planet terbesar sangat tinggi, sekitar 740 derajat Kelvin (872 derajat Fahrenheit) dan 540 derajat Kelvin (512 derajatFahrenheit).

5. Planet Kepler 10-b
Teleskop luar angkasa AS menemukan sebuah planet yang terletak di luar tata surya. Planet itu tampak berbatu-batu, mirip dengan Bumi. Sayang, planet itu tidak layak huni, karena terlalu panas. Menurut NASA, suhu di salah satu sisi planet itu sebesar 2.700 derajat Fahrenheit, atau sekitar 1.482 derajat Celcius.

Astronom NASA, Natalie Batalha, mengatakan bahwa planet itu berukuran 1,4 kali lebih besar dan memiliki massa 4,5 lebih padat dari Bumi. Kepler 10-b mengorbit di suatu bintang mirip matahari dan berjarak 560 tahun cahaya, atau sekitar 9,4 triliun kilometer.

6. Planet GJ 1214b
Planet itu lebih besar dari Bumi dan memiliki kandungan air. Hasil temuan tim dari Harvard-Smithsonian Centre for Astrophysics itu dipublikasikan di jurnal Nature, Rabu 16 Desember 2009.

Berukuran 2,7 kali lebih besar dari Bumi, planet itu mengitari matahari, yang lebih kecil dan kurang bercahaya dari matahari di tata surya kita. Meski planet GJ 1214b kemungkinan besar memiliki atmosfer yang terlalu tebal dan terlalu panas bagi bentuk kehidupan seperti di Bumi, penemuan itu merupakan pencapaian besar dalam pencarian kehidupan di planet lain.

"Kegembiraan terbesar adalah karena kami menemukan sebuah dunia dengan kandungan air yang mengitari bintang yang sangat kecil dan sangat dekat, hanya berjarak 40 tahun cahaya dari sistem tata surya kita," kata David Charbonneau, profesor astronomi di Harvard University dan ketua tim penulis artikel di jurnal Nature, seperti dikutip dari lamanCNN.

Planet GJ 1214b tergolong sebagai "super-Earth" karena berukuran antara satu dan sepuluh kali lebih besar dibanding Bumi. Dalam beberapa tahun, para ilmuwan sudah mengetahui keberadaan planet-planet super ini. Sebagian besar yang ditemukan astronom berukuran sangat besar, sehingga lebih mirip planet Jupiter daripada Bumi.

Charbonneau mengatakan, kehidupan di planet GJ 1214b tersebut kemungkinan tidak akan mirip seperti kehidupan di Bumi. "Planet ini kemungkinan memiliki air yang berupa cairan," katanya.

7. 100 Planet Mirip Bumi
Teleskop Kepler menemukan lebih dari seratus planet yang besarnya seukuran Bumi. Penemuan tersebut terjadi 2010, setelah Kepler memindai langit untuk menemukan keberadaan planet yang mengorbit bintang. Penemuan ini menguatkan dugaan mengenai kemungkinan bahwa manusia Bumi tidak sendirian di jagat raya ini.

Pakar astronomi, Dimitar Sasselov, seperti dikutip dari Daily Mail, mengatakan, bahwa teleskop mengungkap 140 planet berbeda yang memiliki ukuran mirip Bumi. "Penemuan luar biasa ini memenuhi impian Copernicus," kata Sasselov.

Jangan Dilakukan Saat Hidung Tersumbat!

Hidung tersumbat sangat menyiksa. Rasanya pasti ingin selalu membuat tekanan di hidung, seperti gerakan menarik ingus. Sesaat mungkin terasa plong, tapi aktivitas ini ternyata justru memperburuk sakit. 

Membuat tekanan di hidung untuk melenyapkan lendir menjadi kesalahan paling jamak. Banyak yang tak sadar bahwa aktivitas ini meningkatkan risiko lendir masuk ke paru-paru dan memicu infeksi. 

Daripada melakukan tindakan berisiko itu, coba atasi hidung tersumbat dengan cara aman, seperti dikutip Times of India. 

@Bantal tinggi Saat hidung tersumbat, coba tidur dengan posisi kepala lebih tinggi daripada dada. Kalau perlu gunakan dua bantal. Usahakan posisi tengadah, jangan miring. Posisi ini akan mengurangi pembentukan lendir. 

@BawangDi pasaran, memang ada alat hirup khusus hidung tersumbat yang meruapkan aroma balsam. Tak perlu mengeluarkan uang membelinya, alat ini bisa diganti dengan herbal alami. Cukup iris bawang lalu menciumnya di dekat hidung selama sekitar lima menit. Aroma bawang akan bertindak sebagai katalis untuk mengencerkan lendir. 

@Makanan pedasMengonsumsi makanan pedas saat hidung tersumbat memang membantu. Kandungan capsaicin dalam sejumlah produk pedas seperti merica atau cabe membantu mengencerkan lendir dan membersihkan rongga hidung. 

@Minuman panasBuat secangkir teh atau kopi panas. Sebelum meminumnya, dekatkan cangkir ke arah hidung, dan hirup uapnya. Cara ini cukup efektif mengencerkan lendir penyumbat rongga hidung, tanpa memunculkan risiko iritasi. 

@Uap rempahSelain minuman, Anda juga bisa membuat racikan rempah di air hangat untuk penguapan atau steam. Campur air hangat dengan ramuan rempah yang melegakan hidung seperti minyak eucalyptus, kunyit, dan jahe, di baskom. Dekatkan wajah sambil menutup area sekitar dengan handuk kering. Cara tradisional ini cukup diandalkan mengatasi hidung tersumbat.

Selasa, 31 Januari 2012

Para Ahli Kembangkan Kulit Anti-Peluru

Percampuran kulit manusia dengan sutra laba-laba kini dapat direkayasa untuk menahan serangan peluru. Temuan baru ini disampaikan oleh peneliti dari Belanda, dengan sedikit bantuan dari modifikasi genetik terhadap kambing.

Seperti dikutip dari laman Daily Mail, modifikasi kulit manusia dengan susu kambing (dari kambing hasil rekayasa genetika), dapat menghasilkan protein yang sama seperti yang terdapat di jaring laba-laba sutra. Kekuatan jaring yang dibuat laba-laba sutra memang empat kali lebih kuat dari Kevlar, materi yang digunakan dalam pembuatan rompi anti-peluru.

'Sutra' tersebut lalu dilapisi kulit manusia dewasa yang direkayasa secara bio-engineering dalam sebuah laboratorium, untuk dapat menahan peluru dari sebuah tembakan langsung, meski tidak dalam kecepatan penuh.

“Dalam cuplikan video (hasil penelitian), peluru ditembakkan ke kulit hasil rekayasa itu dalam setengah kecepatan. Tapi daya tahannya terbatas, saat ditembakkan pada kecepatan penuh 329 meter per detik, material butiran peluru itu menembus kulit,” tulis New Scientist.

Peneliti Belanda, Jalila Essaidi yang bekerja di Konsorsium Forensik Genetik Belanda, mengatakan proyek sutra laba-laba dinamakan "2,6 gram 329 meter per detik", mengambil berat dan kecepatan peluru yang ditembakkan dari laras panjang kaliber 22. Essaidi mengatakan tujuan percobaan ini adalah untuk mengganti keratin dalam kulit manusia dengan sutra laba-laba.

Sutra tersebut diproduksi di Utah, kemudian dipintal menjadi benang di Korea, selanjutnya ditenun menjadi lapisan seperti kain di Jerman. Tahap terakhir juga melibatkan pertumbuhan sebuah lapisan dari kulit di sekeliling kulit rompi antipeluru yang diambil selama lima pekan.

Ia mengatakan bahwa proyek ini membuat fiksi ilmiah menjadi seperti kenyataan. Sebelumnya, dalam sejarah tercatat bahwa sutra juga pernah digunakan oleh pasukan berkudanya Jenghis Khan.

“Bayangkan sebuah rompi dari laba-laba sutra, mampu menangkap peluru. Di masa kini, itu sama seperti anti-panah yang dimiliki pasukan Jenghis Khan,” ucap Essaidi.
 
“Mari kita tunggu tahapan berikutnya, kenapa bersusah-payah dengan sebuah rompi: bayangkan ini menggantikan keratin, protein yang memungkinkan memiliki ketangguhan kulit manusia sama seperti protein sutra laba-laba," lanjutnya. “Hal ini dimungikinkan dengan menambahkan gen penghasil sutra laba-laba ke genom manusia untuk menciptakan manusia anti-peluru.”

Meski masih dianggap sebagai sains semu, Essaidi menyebut ide ini menjadi perintis untuk menghasilkan kulit seperti yang dimiliki Superman, Manusia Baja yang anti-peluru.

Rahasia "Jubah Gaib" Harry Potter Terungkap



Albert Einstein dalam teori relativitas pernah mengatakan gravitasi menyebabkan waktu berjalan pelan. Para ahli fisika pun telah berusaha mengungkap teori ini untuk menjelaskan "jubah tak tampak", ala cerita di Harry Potter.
Ahli fisika melakukannya dengan berusaha memindahkan cahaya di sebuah daerah ke dalam sebuah ruangan, dan secara efektif menyembunyikan setiap objek yang ada di dalamnya.

Peneliti di Universitas Cornell pun telah memperlihatkan jubah tak tampak itu untuk pertama kalinya. Caranya, dengan perangkat yang mengaburkan sebuah objek dalam titik dan waktu tertentu dalam ruangan, dengan 'permainan' cahaya.

Ilmuwan telah menemukan cara baru menghentikan waktu secara keseluruhan. Bahkan meninggalkan waktu, juga menampilkan waktu yang dihentikan dengan membelokkan cahaya untuk menciptakan lubang dalam suatu waktu.
Dalam sebuah percobaan, para peneliti dari Universitas Cornell, Moti Fridman dan kolega, menyinari sebuah tembakan laser dengan menggunakan peralatan eksperimental ke sebuah detektor. Obyek fisik atau bahkan tembakan cahaya di jalur tembakan laser itu bisa menyebabkan perubahan yang akan tercatat di detektor tersebut.
Kemudian dengan beberapa peralatan optik canggih, Fridman dan koleganya mampu mengungkap sebuah celah waktu singkat dalam tembakan laser, yang kemudian menutup kembali, seolah balok itu menghilang, namun masih tercatat detektor.

Celah itu memungkinkan sesuatu yang telah mempengaruhi perubahan tembakan laser itu menyelinap dengan tepat, tanpa meninggalkan jejak dalam detektor.

Para peneliti lalu menggunakan jubah mengaburkan nadi optik yang biasanya berinteraksi dengan tembakan laser untuk memproduksi sebuah tanda lonjakan pada panjang gelombang tertentu. Saat waktu itu "berjubah", terlihat bahwa tanda lonjakan pada dasarnya tidak terdeteksi.

Jubah itu bergantung pada fakta perbedaan warna cahaya bergerak pada kecepatan yang berbeda melalui suatu media. Menggunakan perangkat yang mereka sebut ‘time lens’, peneliti memisahkan tembakan laser dengan warna tunggal ke dalam sebaran gelombang cahaya, kemudian memperlambat setengah panjang gelombang saat kecepatan yang lain meningkat.

Ini menciptakan celah waktu yang sangat singkat dan dapat ditutup lagi sebelum balok mencapai detektor dengan membalik proses pelensaan,  memulihkan balok dengan panjang gelombang tunggal, yang tampaknya tidak terganggu panjang gelombang.

Celah yang didapat oleh Fridman sangat kecil, hanya 50 picodetik atau 50 trilyun detik per durasi. Peneliti memberitahukan bahwa hal ini memungkinkan untuk memperpanjang celah, tapi efek hamburan dan dispersi membatasi lingkup jubah temporal selama beberapa nanodetik.

Rabu, 11 Januari 2012

Motivasi / Motto -RD-

#Engkau disebut dewasa dan mapan jika engkau mampu tersenyum menerima perendahan dari orang                   lain.




#Diam dan tak melawan bukan berarti kamu lemah. Justru dengan begitu kamu bisa menunjukkan siapa yang lebih dewasa,bukan BOCAH:)

Rabu, 14 Desember 2011







Tips Agar Lulus UJIAN


Ketika kamu sedang mengikuti ujian atau tes, sebenarnya kamu sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu. Oleh karena itu kamu harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar bisa mengikuti ujian dengan lancar.
Namun ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu pada saat mengikuti ujian. Nah, kondisi-kondisi tersebut dapat mempengaruhi hasil tes atau ujianmu. Tidak mau kan kalau hasil ujian kamu jadi jelek hanya karena faktor diluar kemampuanmu dalam memahami materi, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu pakai sebelum mengikuti ujian.

1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

2. Tenang dan percaya diri.
Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

3. Santai tapi tetap menjaga konsentrasi.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.

4. Amati soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:
- soal paling sulit
- yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
- memiliki nilai terkecil

6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mula, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.

7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian berilah nomor ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.

8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

10. Analisa hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.